TUGAS BISNIS
2. Keterbatasan dari ecommerce:
a. Tecnologi
Limitation
Ada
kekurangan sistem keamanan, kehandalan, standar, dan beberapa protokol
komunikasi Ada bandwidth telekomunikasi yang tidak mencukupi Alat pengembangan
perangkat lunak masih dalam tahap perkembangan dan sedang berubah dengan cepat
Sulit menyatukan perangkat lunak Internet dan EC dengan aplikasi dan database
yang ada sekarang ini. Vendor-vendor kemungkinan perlu server web yang khusus
serta infrastruktur lainnya, selain server jaringan Beberapa perangkat lunak EC
mungkin tidak akan cocok bagi hardware tertentu, atau tidak bisa dipasang
bersama dengan beberapa sistem pengoperasian atau komponen-komponen lain.
b.
2Non-tecnological limitation
Biaya
dan justifikasi. (34.8 % dari responden). Biaya pengembangan EC dalam
rumah bisa sangat tinggi, dan kekeliruan yang disebabkan oleh kurangnya
pengalaman bisa mengakibatkan adanya delay (penangguhan).
Sekuritas dan privasi. ( 17 ,2 %). Kedua isu
ini penting, khususnya di wilayah B2C, lebih khusus lagi isu sekuriti yang
dipandang serius dibanding yang sebenarnya bila diterapkan inskripsi yang
tepat. Ukuran-ukuran privasi secara konstan bisa diperbaiki. Tetapi, pelanggan
memandang issu ini sebagai persoalan sangat penting, dan industri EC memiliki
tugas jangka panjang dan berat untuk meyakinkan pelanggan bahwa transaksi
online dan privasinya, sesungguhnya sangat aman.
Sedikit kepercayaan dan resistensi pemakai (4,4 %).
Pelanggan tidak mempercayai penjual tanpa wajah yang tidak mereka kenal
(kadang-kadang mereka tidak percaya bahkan meskipun sudah mengenalnya),
transaksi tanpa kertas, dan uang elektronis. Karena itu pergeseran dari toko
fisikal ke toko virtual kemungkinan menghadapi kesulitan tersendiri.
3. Tantangan,hambatan, kekurangan dan kelebihan e bisnis di
indonesia?
Internet
Bust!
Tahun 1999 – 2000 bisnis “DOTCOM” menggelembung (bubble)
Banyak model bisnis yang belum terbukti namun ramai-ramai
diluncurkan. Akhirnya hancur dengan matinya banyak perusahaan dotcom
Pengalaman buruk sehingga membuat orang lebih berhati-hati
Peluang: membuat model bisnis baru?
Infrastruktur Telekomunikasi
Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia masih terbatas dan
harganya masih relatif lebih mahal
Padahal e-commerce bergantung kepada infrastruktur
telekomunikasi
Peluang: deregulasi, muncul bisnis baru
Delivery Channel
Pengiriman barang masih ditakutkan hilang di jalan. Masih
banyak “tikus”
Ketepatan waktu dalam pengiriman barang
Jangkauan daerah pengiriman barang
Peluang : pengiriman barang yang terpercaya
Kultur & Kepercayaan
Orang Indonesia belum (tidak?) terbiasa berbelanja dengan
menggunakan catalog
Masih harus secara fisik melihat / memegang barang yang
dijual
Perlu mencari barang-barang yang tidak perlu dilihat secara
fisik.
Misal : buku, kaset, …
Kultur & Kepercayaan [2]
Kepercayaan antara penjual & pembeli masih tipis
Kepercayaan kepada pembayaran elektronik masih kurang.
Penggunaan kartu kredit masih terhambat
Peluang: model bisnis yang sesuai dengan kultur orang
Indonesia, membuat sistem pembayaran baru, pembayaran melalui pulsa handphone
Security
Masalah keamanan membuat orang takut untuk melakukan
transaksi
Persepsi merupakan masalah utama
Ketidak mengertian (lack of awareness) merupakan masalah
selanjutnya
Merupakan topik tersendiri …
Munculnya Kejahatan Baru
Penggunaan kartu kredit curian / palsu
Penipuan melalui SMS, kuis
Kurangnya perlindungan kepada konsumen
Hukum? Awareness?
Kurangnya kesadaran (awareness) akan masalah keamanan
Ketidakjelasan Hukum
Masih belum tuntas status dari
Digital signature
Uang digital / cybermoney
Status hukum dari paper-less transaction
[de]Regulasi
Efek terhadap kehidupan
Kemajuan teknologi komputer dan komunikasi seharusnya
meningkatkan tingkat kualitas hidup kita. Kenyataannya…
Bekerja lebih panjang
Pekerjaan dibawa pulang: no life, single terus
Melebarnya jurang si kaya dan si miskin
Siapkah kita menghadapi tantangan yang tidak dapat kita
hindari?
Lain-lain
Ketidaksiapan institusi finansial
Tidak adanya insentif dari Pemerintah
Masih kurangnya entrepreneur di Indonesia
4. Sistem e bisnis di PT saya menggunakan sistem online
lebih ke email. Soal websiteny saya lum begitu tahu.
5. Brick And Mortar Business,
Adalah bisnis yang beroperasi dengan sarana fisik atau
langsung bertemu atau berinteraksi secara langsung dengan konsumen mereka yang
datang ketoko seperti toko baju, toko sepeda, toko elekronik dan lain-lain.
Click and Mortar Business,
Merupakan gabungan antara brick and mortar business dan
Virtual Organizations dimana disini juga melalui toko virtual atau yang biasa
disebut juga toko online dimana beberapa aktifitas bisnis dapat dilakukan
ditoko online seperti memesan secara online maupun memberikan service kepada
konsumen serta dapat menjalin kerja sama dengan toko lain atau perusahaan lain
dan yang pasti jangkauannya lebih luas dibanding Brick and Mortar Business.
6. Harapan Pelanggan
Pelanggan merupakan titik acuan penyusunan konsep bisnis.
Pelanggan tidak hanya cukup dipuaskan dengan kualitas
produk, namun juga pelayanan pra dan pasca jual yang baik.
Persaingan
a. Globalisasi, yaitu arena persaingan dunia usaha yang
sangat ketat dengan kompetisi terbuka.
b. Pelanggan dengan mudah membanding-bandingkan kualitas
produk dan pelayanan antar perusahaan dari hari ke hari (cheaper, better and
faster). Secara tidak langsung, perusahaan dipaksa untuk mengembangkan model
dan strategi bisnis yang tepat.
Deregulasi
Deregulasi
yang dilakukan oleh pemerintah, negara lain, dan lembaga dunia (WTO, APEC,
AFTA, dll) turut mewarnai bentuk dunia usaha. Ditiadakannya pajak produk-produk
impor, dibebaskannya kuota ekspor produk, disatukannya berbagai mata uang asing
(single currency), dan dialirkannya informasi secara bebas tentu saja telah
memaksa lingkungan dunia usaha menjadi lebih efisien. Internet di sini dianggap
sebagai sebuah arena dimana konsep kompetisi sempurna (perfect competition) dan
pasar terbuka telah terjadi, terutama yang berkaitan dengan produk/jasa yang
telah dapat didigitalisasi. Dengan menggunakan media ini, perdagangan dunia
antar negara maupun perusahaan akan mengarah pada implementasi e-bisnis atau
e-commerce. Secara alami, perusahaan yang ridak mampu beradaptasi dengan
perubahan ini akan perlahan-lahan bangkrut dan tersingkir dari dunia usaha
Teknologi
Fungsi
teknologi informasi bukan hanya vital bagi perkembangan e-bisnis, tetapi justru
telah menjadi penggerak serta dimungkinkannya dikembangkan model-model bisnis
baru yang belum terpikirkan sebelumnya. Jika dahulu proses digitalisasi entitas
fisik hanya berkembang pada aset semacam dokumen, saat ini telah berkembang ke
arah media yang lain, seperti gambar dua dimensi, suara dan video. Teknologi
informasi jugalah yang telah mematikan dan membuang batas-batas geografis dan
waktu sehingga setiap individu dapat berinteraksi dengan individu lain dalam
hitungan detik.
7. Perusahaan tempat saya kerja bisa digolongkan ke Click
and Mortar Business, karena cara bisnisnya bisa dengan online atau pertemuan
lgsg.
8. Keberhasilan yang di peroleh mampu bekerja sama
dengan baik ke perusahaan lain dan memenuhi pesanan mereka sebaik mungkin,
Komentar
Posting Komentar